Benarkah Konsumsi Lemon Justru Bisa Memicu GERD?

Lemon, adalah salah satu jenis buah-buahan yang masih satu keluarga dengan jeruk-jerukan / buah citrus, identik dengan warna kuning cerah dan mempunyai aroma dan rasa yang segar serta menyehatkan. Buah lemon kaya dengan kandungan Vitamin C dan A, juga kandungan serat yang baik untuk kesehatan tubuh Anda. Tidak heran jika buah yang satu ini juga menjadi favorit dari beragam kalangan.

Benarkah Konsumsi Lemon Justru Bisa Memicu GERD?


Benarkah Konsumsi Lemon Justru Bisa Memicu GERD?

Seperti yang dilansir dari laman klikdokter, diketahui jika buah lemon mempunyai kadar serat yang cukup tinggi, sehingga dapat membantu melancarkan buang air besar. Tips paling sederhana untuk mengonsumsi lemon adalah melarutkannya dalam segelas air hangat. Jika terasa terlalu asam, Anda bisa mencampurkan perasan / sari lemon dengan madu sebagai pemanis alami. Namun di balik manfaatnya, lemon kerap dianggap sebagai buah yang dapat mencetuskan penyakit GERD. Hal ini karena lemon mempunyai rasa asam, yang diduga dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Benarkah lemon menyebabkan GERD?

Perlu Anda ketahui jika sebelumnya bahwa Gastroesophageal reflux disease ataus GERD yaitu penyakit dimana Anda mengalami sensasi rasa terbakar di dada, mual, dan nyeri ulu hati. Hal itu terjadi akibat asam lambung yang naik ke kerongkongan (refluks). Faktor risiko yang meningkatkan risiko GERD, termasuk kehamilan, obesitas, diet tinggi lemak, stres, konsumsi alkohol, obat-obatan, lalu bagaimana dengan lemon?

Dalam fakta dijelaskan jika lemon ataupun jenis buah jeruk lainnya sudha sejak lama dianggap sebagai makanan yang memperburuk refluks asam lambung. Dilansir dari American College of Gastroenterology menjelaskan jika tiap penderita GERD punya pemicunya masing-masing, namun lemon diduga mempunyai sifat serupa yang berpotensi memantik penyakit tersebut.

Lemon juga disebut memicu rasa panas di dada dikarenakan kemampuannya dalam mengaktifkan pepsin―enzim perut yang memecah protein. Walaupun buah berwarna kuning ini tidak dapat mengubah aksi pepsin di dalam lambung, refluks cairan pencernaan lambung dapat meninggalkan molekul pepsin inaktif di dalam tenggorokan dan esofagus. Selain itu, makanan-makanan yang mengandung asam seperti lemon juga dapat bersentuhan dengan pepsin, mengaktifkannya, dan menyebabkan kerusakan dengan memecah protein dalam jaringan-jaringan tersebut. Dari sinilah penyakit GERD terpicu.

Mengatasi GERD.

Lemon dan jenis jeruk-jeruk lainnya memang mempunyai potensi untuk memperburuk gejala-gejala GERD. Karena itu, sebaiknya Anda hindari asupan tersebut, terutama jika lambung Anda sangat sensitif. Dan selain menghindari lemon, sebaiknya Anda juga mencegah refluks asam lambung dengan cara berikut :

  • Makan sedikit namun sering, dibandingkan makan banyak dalam satu waktu.
  • Jangan langsung tiduran setelah makan.
  • Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
  • Kelola stres dengan baik.
  • Cukupi waktu istirahat.
Jika GERD sudah terlanjur terjadi, Anda dapat mengatasinya dengan obat yang dapat menetralkan asam lambung contohnya antasid, alginates, atau PPIs (omeprazole, lansoprazole). Pastikan Anda mengonsumsi obat-obatan tersebut sesuai dengan resep yang diberikan oleh dokter.

Penyakit GERD yang tidak diobati juga berpotensi menjadi Kanker. Barrets esofagus salah satunya, adalah komplikasi dari penyakit GERD. Penyakit tersebut membentuk luka di lapisan esofagus akibat paparan asam lambung yang berulang dan terjadi dalam waktu lama. Ada baiknya untuk saat ini dan seterusnya, hindari konsumsi lemon dan keluarga jeruk lainnya jika memang Anda mempunyai saluran pencernaan yang tergolong sensitif. Jangan lupa untuk menerapkan gaya hidup sehat, agar GERD dan kondisi lainnya yang dianggap merugikan tidak terjadi pada Anda.

Posted by Harga De Lemon.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bisakah Menurunkan Berat Badan Tanpa Diet? Ini Penjelasannya!

Harga De Lemon Minuman Kesehatan Sari Lemon Dan Madu Royal Jelly

Manfaat Minuman Campuran Dari Jahe Bawang Putih Lemon Dan Madu